Rahasia Dibalik Kode Ketebalan Pensil

Moshi-moshi , Konichiwa Minna ^^ .
Dalam kesempatan kali ini , saya mau berbagi tentang pengertian di balik Kode yang ada pada Pensil , mungkin saja ada sobat yang ingin tau tentang kode ini , saya membuat post ini pun karena rasa ingin tahu saya , langsung saja .
" Pengertian kode yang ada pada pensil " Hmmm , Berbicara tentang pensil, pasti ada habisnya, mau pensil mahal dan murah, ternyata ada rahasia besar di baliknya. Anda pasti pernah liat benda ini kan? Juga kode yang ada di situ, anda juga pasti pernah melihat. Perhatikan kodenya, HB, B, 2B, 4B, dst.


Beberapa mungkin tahu jika kode itu merupakan tanda tingkat kehitaman pensil.
Makin besar angka di depan huruf B, makin tinggi tingkat kehitaman pensilnya, tapi sedikit sekali yang tau kepanjangan huruf-huruf itu.
 
 Apabila tanah liat dikurangi maka grafit akan mendominasi volume yang ada sehingga hasilnya akan semakin hitam, begitupun apabila tanah liatnya terlalu banyak maka hasilnya akan memudar (tidak terlalu hitam) akan tetapi batangnya lebih keras.

Bila terlalu banyak grafit maka batang pensil akan sangat lembut tetapi juga lebih cepat aus. Sedangkan bila menggunakan pensil yang terlalu sedikit grafit maka untuk menghitamkannya perlu beberapa kali goresan yang tentu juga akan mengauskan kertas.

Komposisi tersebut bisa kita ketahui karena pasti tercetak / tertulis jelas pada batang pensil. Unsurnya adalah 3 huruf yaitu H, F dan B.

H berarti Hardness (yaitu tingkat kekerasan, skalanya antara H, 1H sampai 9H, semakin tinggi angkanya berarti semakin keras).
F berarti Fine (yang diperuntukan untuk menulis dan tanpa skala).
B berarti Blackness (tingkat kehitaman dari mulai B, 1B, 9B bahkan 9xxB).

Misalkan:
1. HB berarti lebih keras dan lebih hitam dari F
2. 2B lebih hitam dan tidak keras.
3. HHBBB berarti lebih keras 2 kali lipat dan sangat amat hitam. Dapatkah kita membayangkan seberapa hitam pensil 9B itu?

Adapun pengkodean tersebut adalah mengikuti cara Inggris yang de facto lebih dianut sebagai kode internasional sedangkan Amerika membuat pengkodean sendiri yang terbatas pada penggunaan yang paling umum yaitu #1 (B), #2 (HB), #2½ (F), #3 (H) dan #4 (2H).

Ada satu Rahasia besar dalam pengkodean pensil tersebut bahwa ternyata sebenarnya " Tidak ada standar internasional penentuan kadar grafit dan tanah liat bagi setiap produsen pensil " jadi kehitaman pensil 2B pada pensil merk "*****" bisa berbeda dengan 2B pada pensil merk "#####". ( Penggunaan Simbol * dan # untuk menghindari penampilan suatu merk atau produk )

Sekian dan semoga bermanfaat . Jika ada yang ingin ditanyakan , silahkan tinggalkan di kolom komentar .
Facebook CommentsShowHide

0 komentar